Kitab Nehemia
I. Pengantar
Dalam
pembahasan kali ini kita akan mengupas tentang beberapa pemahaman dan sejarah
dari Kitab Nehemia yakni mengenai latar belakang penulisan, penulis, waktu
penulisan, bentuk, serta isi kitab Nehemia. Besar harapan kami pemamaparan
sajian ini bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.
II. Pembahasan
2.1. Sejarah
Sosial Kitab Nehemia
Kitab
Nehemia merupakan bagian dari kumpulan kitab sejarah yang kedua setelah kitab
I-II Tawarikh[1].
Kitab Nehemia juga merupakan kitab terakhir dari kitab-kitab sejarah Perjanjian
Lama dan mungkin kelanjutan dari kitab Tawarikh[2].
Kitab ini termasuk dalam salah satu dari tiga kumpulan besar kitab suci Ibrani
yang mengisahkan peristiwa-peristiwa beruntun dalam sejarah Israel.[3]
Kitab
Nehemia ini berisi tentang riwayat Nehemia sendiri yang ditulis menyerupai
otobiografi.Kitab ini mengungkapkan kehidupan bangsa Israel setelah bebas dari
Babel menuju tanah Kanaan.Dibawah kepemimpinan Nehemia, bangsa Israel berhasil
membangun kembali tata agama dan politik, membangun tembok yang mengelilingi Yerusalem
dan mengadakan upacara pembaruan perjanjian antara umat Israel dan Tuhan.[4]
Kitab
Nehemia sendiri terdiri dari tiga bagian :[5]
@ Kembalinya Nehemia; Pembangunan Tembok Yerusalem (Nehemia
1-7)
@ Pembacaan Taurat oleh Ezra; Perayaan Pondok Daun, puasa dan perjanjian
(Nehemia 8-10)
@ Pemukiman kembali Yerusalem; Peresmian tembok; pembaruan
Nehemia dalam bidang sosial dan agama selama masa jabatannya yang kedua sebagai
kepala daerah; daftar statistik (Nehemia 11-13)
2.2. Penulis dan Waktu Penulisan
Seperti dalam sebagian besar Perjanjian Lama,
tidak ada petunjuk langsung tentang penulis kitab Nehemia.Menurut Talmud (tradisi atau sejarah Yahudi),
kitab Nehemia ditulis sama seperti kitab I-II Tawarikh yaitu oleh Ezra, dan
dengan catatan bahwa karya itu diselesaikan oleh Nehemia.[6]Dan
jika mengikuti tradisi pula, kitab
ini ditulis antara tahun 431 sM – 430 sM.[7]periode
200 tahun saat bangsa Israel menjadi warga negara kekaisaran Persia.[8]
2.3. Latar Belakang Penulisan dan Tujuan
Penulisan[9]
Setelah
kematian Salomo, kerajaan Israel terpecah menjadi dua yaitu kerajaan utara dan
selatan.Ibukota kerajaan utara ialah Samaria.Pada 722 sM, Samaria direbut oleh
bangsa Asyur dan banyak rakyatnya dijadikan tawanan. Hal yang hampir sama
terjadi juga terhadap kerajaan selatan,
Yehuda. Yerusalem pun akhirnya direbut oleh bangsa Babel pada 586 sM.Pada 539
sM bangsa Babel dikalahkan oleh bangsa Media-Persia dan raja Persia mendorong
sebagian orang Yahudi untuk kembali ke tanah air mereka.Kira-kira 50.000 orang
kembali dan memulai tugas untuk membangun kembali Rumah Tuhan.Namun, mereka
menjadi kecil hati dan hanya mampu membangun fondasinya saja.Kira-kira enam
belas tahun kemudian, Allah mengirimkan dua orang nabi, Hagai dan Zakharia,
untuk menggugah semangat rakyat.Mereka sudah menempati rumah mereka
masing-masing, tetapi mengabaikan pembangunan kembali Rumah Tuhan.
Pekerjaan
pembangunan pun dimulai kembali dan pembangunan Rumah Tuhan dapat
diselesaikan.Pada 486 sM, serombongan orang Yahudi kembali ke Yerusalem dibawah
pimpinan Ezra. Ezra berusaha sebaik mungkin untuk membangun semangat bangsanya
dan mengangkat moral serta kehidupan rohani mereka, walaupun ia banyak menemui
kekecewaan. Beberapa tahun kemudian, pada 445 sM, Allah berbicara kepada
seorang yang lain yaitu Nehemia. Dia menugaskan Nehemia secara khusus untuk
menekuni pembangunan kembali tembok kota yang sudah hancur.
2.4. Pandangan Para Ahli Mengenai Kitab
Nehemia[10]
Kebanyakan ahli modern berpendapat bahwa susunan cerita
tersebut dalam Alkitab, tidak benar. Pendapat ini didasarkan pada data dan
masalah-masalah berikut:
§
Catatan-catatan pribadi Ezra dan
Nehemia dibagi dua dan disisipkan satu sama lain ;
§
Menurut susunan cerita itu dalam
Alkitab, terdapat selang waktu 13 tahun antara kedatangan Ezra (tahun ke-7
pemerintahan Artahsasta, Ezr. 7:7) dan waktu ia membaca Taurat setelah
kedatangan Nehemia (tahun ke-20, Neh. 2:1), padahal itulah tugas utamanya yang
dibebankan oleh Raja ;
§
Catatan pribadi Ezra sama sekali
tidak menyebut nama Nehemia dalam bagian yang memakai kata ganti orang pertama,
dan catatan pribadi Nehemia hanya menyebut nama Ezra dalam Nehemia 12:36,
sewaktu ia memimpin arak-arakan pada saat penahbisan tembok Yerusalem ;
§
Susunan cerita itu menurut Alkitab
mengandaikan bahwa misi Ezra gagal, sebab pembaruan oleh Nehemia pada masa
jabatannya kedua (Neh 13), dilakukan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang
sama, yang seharusnya sudah dibenahi oleh Ezra
2.5. Pengaruh Sastra[11]
@
Catatan-catatan pribadi Ezra dan Nehemia, keduanya jelas cerita mereka sendiri. Bagian yang
menggunakan kata ganti orang pertama dalam Kitab Ezra ditemukan dalam Ezra 7:27
– 9:15 (kecuali 8:35-36, ringkasan dalam bentuk kata ganti orang ketiga),
selebihnya adalah cerita dalam bentuk kata ganti orang ketiga, kecuali dalam
bagian mengenai perjanjian dalam Nehemia 9:38 – 10:39. Bagian yang menggunakan
kata orang pertama dalam Kitab Nehemia ditemukan dalam Nehemia 1:1 – 7:5 dan
12:31 – 13:31.
@
Dokumen dan surat.
Maklumat Koresy, yang mengizinkan orang-orang yang dalam pembuangan kembali ke
tanah air mereka, ditulis dalam bahasa Aram (Ezr 6:3-5); maklumat itu sudah
disesuaikan dalam bahasa Ibrani (1:2-4) untuk orang Yahudi di pembuangan. Surat
Arta-sasta yang memberikan wewenang kepada Ezra untuk kembali ke Yehuda (Ezr.
7:12-26), juga telah disesuaikan bagi orang Yahudi di pembuangan. Surat-surat
lainnya yang ditulis dalam bahasa Aram, diantara pejabat-pejabat di Palestina
dengan istana Persia, mencakup surat Rehum dan Simsai kepada Arthasasta
(4:8-22) dan surat menyurat antara Tatnai dan Darius (5:7-17, 6:6-12). Semua
surat ini tentu berasal dari arsip-arsip kenegaraan Persia.
@
Berbagai-bagai daftar, antara
lain: daftar orang-orang yang kembali dari pembuangan bersama-sama dengan
Zerubabel (Ezr 2, diulang dalam Neh 7:7-72a); daftar kepala-kepala keluarga
yang kembali bersama-sama Ezra (Ezr 8:1-14); rincian perlengkapan Rumah Allah
yang dikembalikan oleh pemerintah Persia kepada Sesbazar (1:9-11); daftar
orang-orang yang kawin dengan perempuan asing (10:18-44); daftar orang-orang
yang membangun tembok (Neh 3). Bagian penutup cerita tentang masa jabatan
Nehemia yang pertama (Neh 11) memuat sejumlah daftar, antara lain: daftar nama
penduduk Yerusalem yang baru (ay 3-19); desa-desa lain yang diduduki oleh
orang-orang Yahudi (ay 25-36); daftar imam-imam besar mulai dari Yesua sampai
Yadua (12:10-11); dan daftar kepala-kepala kaum keluarga orang Lewi (ay 12-26).
Semua daftar ini tentu diperoleh dari arsip-arsip Rumah Allah atau catatan dari
kepala daerah Yehuda.
2.6. Struktur Kitab Nehemia[12]
@ Berita buruk tentang Yerusalem Nehemia 1:1-4
@ Doa Nehemia Nehemia
1:5-11
Permohonan
untuk kesetiaan Janji Allah Nehemia
1:5
Penyesalan atas
dosa bangsa Israel Nehemia
1:6-7
Kenangan akan
kemurahan Allah Nehemia
1:8-10
Seruan Mohon
pertolongan dalam kesesakan Nehemia
1:11
@ Nehemia mendapat kuasa Nehemia
2:1-10
Ia mengajukan
permohonan kepada Raja Nehemia
2:1-5
Raja memberikan
restunya Nehemia
2:6-9
Tanda-tanda
awal tantangan Nehemia
2:10
@ Nehemia di Yerusalem Nehemia
2:11-20
Nehemia
memeriksa tembok Yerusalem Nehemia
2:11-16
Nehemia mencari
dukungan rakyat Nehemia
2:17-20
@ Pembangun tembok-tembok kota Nehemia
3:1-6:19
Pembagian kerja Nehemia
3:1-32
Tantangan
terhadap pembangunan Nehemia
4:1-23
Perselisihan di
dalam Nehemia
5:1-6:14
Tugas selesai Nehemia
6:15-19
@ Orang-orang buangan yang kembali dengan Zerubabel Nehemia 7:1-73
@ Ezra membacakan hukum Nehemia
8:1-18
@ Pembaruan perjanjian Nehemia
9:1-10:39
Pengakuan dosa Nehemia
9:1-38
Persetujuan
terhadap perjanjian Nehemia
10:1-39
@ Rakyat yang terlibat Nehemia
11:1-12:26
Penduduk
Yerusalem Nehemia
11:1-24
Daftar
desa-desa Nehemia
11:25-36
Para iman
bangsa Lewi Nehemia
12:1-26
@ Peresmian Tembok Kota dan Urusan Administrasi Nehemia 12:27-13:31
Peresmian
tembok kota Nehemia
12:27-43
Organisasi
orang-orang Lewi Nehemia
12:44-47
Perbaikan
selanjutnya oleh Nehemia Nehemia
13:1-31
2.7. Tema-tema Teologis[13]
Nehemia dengan jelas dianggap sebagai pekerja Allah yang
ideal, dimana kehidupannya ditandai dengan keseimbangan yang sehat antara
berdoa dan kerja keras. Berikut adalah hal-hal yang berhubungan dengan kedua
unsur ini :
¶
Patriotisme
Patriotisme
itu sendiri tidak salah.Paulus mempunyai beban berat bagi bangsanya (Rm. 10:1).
Kristus mendorong murid-muridNya untuk memberikan kepada kaisar apa yang
menjadi haknya (Mat. 22:21). Nehemia menaruh perhatian yang besar terhadap
rakyatnya (Neh.1:3-11). Patriotisme sejati adalah rasa prihatin terhadap
keadaan bangsa.
¶
Doa
Nehemia
berdoa setiap saat dan dalam segala keadaan (Neh. 1:4 ; 2:4 ; 4:4 ; 5:19 ;
6:9,14 ; 13:14,22,29,31). Dan tentang hal berdoa bisa kita bandingkan dengan
perintah Paulus pada Filipi 4:6-7 tentang tujuan berdoa.
¶
Dedikasi
Nehemia
menerima tugas yang diberikan Allah dengan sungguh-sungguh serta sangatlah
teliti.Ia bertekad dalam menyelediki perkara yang sebenarnya (Neh. 2:12). Ia
tahu akan kesucian pekerjaannya (Neh. 6:3). Ia menjadi teladan bagi orang lain
supaya mereka pun bekerja sepertinya (Neh. 2:17,18 ; 4:6,23)
¶
Ketekunan
Nehemia
tidak undur menghadapi tantangan, baik dari dalam dan luar.Ia diejek dan dicaci
karena kebergantungannya kepada Allah (Neh. 2:19-20). Ia tidak bersedia
mengalihkan perhatiannya dari tugas yang sedang dihadapinya (Neh. 6:2-3).
2.8. Tema Yang Paling Menarik dari
Kitab Nehemia[14]
@
Berdoalah
dalam segala situasi kehidupan
Ia berdoa waktu Ia mendengar mengenai keadaan Yerusalem
(Neh. 1:4-11)
Ia berdoa waktu Ia menghadap Raja untuk pergi ke Yerusalem
(Neh. 2:4)
Ia berdoa di hadapan penentangnya (Neh. 4:4,9)
Ia berdoa pada waktu difitnah (Neh. 6:8,9)
Ia berdoa pada waktu pekerjaan perbaikan tembok telah
selesai (Neh. 6:3)
@
Kerja dan
doa berjalan bersama-sama
Ia melakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum bertindak
(Neh. 2:11-16)
Ia mengatur tenaga kerja, sehingga setiap orang mengetahui
pekerjaan apa yang diharapkan dari mereka (Neh. 3:1-31)
Ia memberi teladan kepada orang lain untuk bekerja (Neh.
2:17,18 ; 4:6,23)
Ia menyadari kesucian pekerjaan yang Allah bebankan
kepadanya (Neh 6:3)
III.
Kesimpulan
Nehemia
merupakan gambaran seorang pekerja yang ideal bagi Allah. Kuncinya ialah doa
dan kerja. Ia tidak saja berdoa dan bekerja sendiri, tetapi ia menganjurkan
para pengikutnya untuk melakukan hal yang sama. Dan dari Kitab Nehemia ini
banyak kisah inspiratif yang menceritakan kisah-kisah kepatriotan, tidak mengenal
takut, punya dedikasi dan ketaatan yang luar biasa kepada Tuhan, seorang
pendoa, pekerja keras, dan bisa menjadi teladan bagi banyak umat yang
dipercayakan kepadanya.
IV. Daftar Pustaka
Lasor, W.S. dkk.Pengantar Perjanjian Lama 1. (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005)
Diane
Bergant. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama.
(Yogyakarta: Kanisius, 2008)
Purwa
Hadiwardoyo. Catatan-catatan Singkat
Tentang Kitab Suci. (Yogyakarta:
Kanisius,
2005)
Bergant
S. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama.
(Yogyakarta: Kanisius, 2008)
Lukas
Adi S. Smart Book of Christianity
Perjanjian Lama. (Yogyakarta: Andi Offset,
2015)
[1]W.S. Lasor dkk.Pengantar Perjanjian Lama 1.(Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 2005), hlm. 431
[2] W. R. F. Browning. Kamus Alkitab. (Jakarta: BPK Gunung
Mulia, 2008), hlm. 222
[3] Diane Bergant. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama.(Yogyakarta:
Kanisius, 2008), hlm. 123
[4] Purwa Hadiwardoyo. Catatan-catatan Singkat Tentang Kitab Suci.(Yogyakarta:
Kanisius, 2005), hlm. 189
[5]W.S. Lasor dkk.Pengantar Perjanjian Lama 1.(Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 2005), hlm. 435
[7] Purwa Hadiwardoyo. Catatan-catatan Singkat Tentang Kitab Suci.(Yogyakarta:
Kanisius, 2005), hlm. 189
[8]Bergant S. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama.(Yogyakarta: Kanisius, 2008), hlm.
124
[9]Lukas Adi S. Smart Book of Christianity Perjanjian Lama.(Yogyakarta: Andi
Offset, 2015), hlm. 59
[10]W.S. Lasor dkk.Pengantar Perjanjian Lama 1.(Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 2005), hlm. 439
[11]W.S.
Lasor dkk.Pengantar Perjanjian Lama 1.(Jakarta:
BPK Gunung Mulia, 2005), hlm. 433
[12]Lukas
Adi S. Smart Book of Christianity
Perjanjian Lama.(Yogyakarta: Andi Offset, 2015), hlm. 59-60
[13]Lukas Adi S. Smart Book of Christianity Perjanjian Lama.(Yogyakarta: Andi
Offset, 2015), hlm. 61
[14] Ibid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar