Minggu, 10 April 2016

Berakhir karna Pengakuan


Berakhir karna Pengakuan

Sejak SMP sampai SMA, Jeki dan Eva menjalin cinta (pacaran). Awalnya hubungan mereka baik adanya, walaupun tidak seromantis Romeo dan Juliet namun rasa perhatian di antara mereka termasuk masih kental. Kita sudah bisa membayangkan bagaimana para remaja pacaran, dengan penuh warna warni cinta yang melingkupinya.
Jeki merupakan kekasih pertama dari Eva, seluruh perhatian dan kasih sayangnya tertuju pada pria yang satu ini. Namun pria yang dianggapnya setia ini tidak sesuai dengan harapannya, karna ternyata Jeki yang sering disapa Hasian (“Sayang” dalam bahasa Batak) juga memiliki seorang kekasih yang membuatnya cemburu bahkan marah. Kemarahan itu tidak langsung dilontarkan pada Jeki, “ Buat apa Aku marah, toh dia hanya seorang kekasih yang belum tentu jadi milikku selamanya” pikirnya. Dia sengaja tidak menyinggung sama sekali tentang perselingkuhan Jeki dengan perempuan lain, walaupun kesal, namun dia tetap menahan amarahnya, bahkan dia semakin perhatian pada kekasihnya itu, karna menurutnya hal itu akan berdampak buruk pada hubungan mereka jika emosi yang diturutkan.
Melihat hal itu Jeki merasa sangat bersalah karna sudah membohongi seorang perempuan yang sangat setia dan baik padanya. Selain keharmonisan hubungan mereka, jalinan hubungan dengan keluarga kedua belah pihak juga baik, dan memberi izin pada hubungan mereka. Dengan hati-hati Jeki mengakui kesalahan yang telah diperbuatnya, dan minta maaf atas kebodohannya. Dia berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi. Namun pengakuan itu tidak menjadikan Eva kaget bahkan terharu sedikit pun. Dengan santai Eva menjawab, “ baguslah hal itu kamu sadari, aku sayang padamu, semua itu sudah kuketahui dari Adekku jauh sebelum ini, maka dari itu aku berharap padamu bahwa kamu dengan lapang dada dan besar hati mau menerima keputusanku” ucapnya. “Aku hanya ingin mengucapkan kata yang menurutku baik untuk kita, namun tidak tahu bagaimana menurutmu,,, maaf kita cukup sampai disini, kita putus…”, lanjutnya. Mendengar itu hati Jeki seakan disayat sembilu, perih tidak tertahankan, namun keputusan itu sudah tidak bisa dicabut lagi. Karna setelah itu Eva langsung pergi tidak tahu kemana.


Pesan : jangan pernah meremehkan kesetiaan seseorang, karna ketika dia tersakiti hal itu akan menjadi boomerang bagimu…